Abstract :
Stroke adalah salah satu penyakit kardiovaskuler yang berpengaruh terhadap arteri utama
menuju dan berada di otak, stroke terjadi ketika pembuluh darah yang mengangkut oksigen dan
nutrisi menuju otak pecah atau terblokir oleh bekuan sehingga otak tidak mendapat darah yang
dibutuhkannya. Penatalaksanaan fisioterapi pada kasus stroke hemoragik fase recovery dengan
metode propriseptive neuromuscular facilitation (PNF) ini sangat penting untuk memberikan
ransangan pada proseptor untuk meningkatkan kebutuhan dari mekanisme neurovascular
sehingga diperoleh respon yang mudah.
Tujuan dari penelitian ini meliputi tujuan umum dan tujuan khusus. Tujuan umum dari
penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi atau masalah yang dijumpai pada stroke yang
ditandai dengan gangguan gerak dan fungsional serta penatalaksanaan terapi latihan pada pasien
stroke. Sedangkan tujuan khusus daCri penelitian ini adalah mengetahui manfaat terapi latihan
dapat mengurangi spastisitas yang berlebihan, mengetahui breathing exercise dapat mencegah
terjadinya penumpukan cairan mukus akibat tirah baring lama. Metode penelitian yang digunakan
dalam menyusun Karya Tulis Ilmiah ini adalah studi kasus.
Setelah dilakukan terapi sebanyak 6 kali berupa latihan breathing exercise, posisioning,
mobilisasi dini dengan latihan gerak aktif dan pasif, (4) latihan untuk meningkatkan aktivitas
fungsional, selain terapi yang diberikan oleh terapis , edukasi yang diberikan dapat membantu
proses kesembuhan pasien. Setelah dilakukan terapi sebanyak 6 kali didapatkan hasil yaitu
terdapat peningkatan kekuatan otot dan tonus otot, tidak timbul pola sinergis, tidak terjadi
penumpukan cairan mukus akibat tirah baring lama, terjadi peningkatan kemampuan fungsional
namun pasien masih belum mampu untuk duduk maupun berdiri secara mandiri.