DETAIL DOCUMENT
PREVALENSI INFEKSI KECACINGAN SOIL TRANSMITTED HELMINTHS (STH) PADA ANAK USIA 5 – 8 TAHUN DI DESA LABUHAN KECAMATAN SEPULU
Total View This Week0
Institusion
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Ngudia Husada Madura
Author
Husnul, Hasanah
Subject
RZ Other systems of medicine 
Datestamp
2020-10-26 03:03:58 
Abstract :
Kecacingan merupakan investasi satu atau lebih cacing parasit usus yang terdiri dari golongan nematoda usus. Nematoda yang ditularkan melalui tanah disebut juga Soil Transmitted Helminths (STH). Cacing yang menyebabkan infeksi Soil Transmitted Helminths (STH) yaitu : Ascaris lumbricoides, Trichuris trichiura, Necator americanus dan Ancylostoma duodenale. Angka kejadian kecacingan sangat erat kaitannya dengan kebersihan pribadi dan sanitasi lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat prevalensi infeksi kecacingan yang terjadi pada anak usia 5-8 tahun di Desa Labuhan Kecamatan Sepulu. Penelitian ini menggunakan metode survey deskriptif. Responden yang diambil sebanyak 20 anak di Desa Labuhan Kecamatan Sepulu. Penelitian dilakukan di Laboratorium Parasitologi STIKES Ngudia Husada Madura pada tanggal 10-12 Mei 2020. Data diambil menggunakan kuisioner ditampilkan dalam bentuk tabel dan dijabarkan dalam bentuk narasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penelitian positif atau ditemukan telur cacing fertile Ascaris lumbricoides (5%) dan telur Trichuris trichiura (5%) sedangkan negatif atau tidak ditemukan telur cacing sebanyak 90%. Sehingga dapat disimpulkan angka positif kejadian Soil Transmitted Helminths (STH) pada anak usia 5-8 tahun di Desa Labuhan Kecamatan Sepulu sebanyak 2 responden terjadi infeksi dan 18 responden tidak terjadi infeksi. Infeksi Soil Transmitted Helminths (STH) dapat dicegah dengan cara memberi perhatian lebih terhadap anak-anak untuk meningkatkan hygienitas diri. 
Institution Info

Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Ngudia Husada Madura