Abstract :
Demam Tifoid merupakan infeksi saluran pencernaan yang disebabkan oleh bakteri gram negatif yaitu bakteri Salmonella typhi, Penyakit demam tifoid ini perlu dilakukannya pengendalian dengan cara pemberian antibiotik. Penggunaan antibiotik yang kurang tepat dapat mengakibatkan efek samping, diantaranya membunuh flora normal, imunitas menurun, dan resistensi bakteri terhadap antibiotik. Sifat resistensi bakteri terhadap antibiotik ini maka diperlukan pengobatan alami yaitu dengan memanfaatkan tanaman sebagai antibiotik alami salah satunya yaitu jeruk lemon (Citrus limon (L.) Burm. f.). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui daya hambat air perasan jeruk lemon (Citrus limon (L.) Burm. f.) pada pertumbuhan bakteri Salmonella typhi.
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian Deskriptif. Pengujian antibakteri ini menggunakan metode difusi yaitu sumuran. Sampel yang digunakan yaitu isolat bakteri Salmonella typhi. Tempat penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Stikes Ngudia Husada Madura. Waktu penelitian dilaksanakan pada tanggal April-Juli 2020. Konsentrasi yang digunakan yaitu 40%,45%,50%,55%,60%. Analisa data ini menggunakan analisa data deskriptif yang diperoleh dari pengukuran zona hambat yang terbentuk.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa air perasan jeruk lemon (Citrus limon (L.) Burm. f.) dapat menghambat pertumbuhan bakteri Salmonella typhi pada konsentrasi 40%(resisten), 45%(resisten), 50%(resisten), 55%(intermediet), 60%(intermediet). Pada konsentrasi 55% dan 60% membuktikan bahwa konsentrasi tersebut yang paling efektif untuk membunuh bakteri Salmonella typhi.