Abstract :
Menstruasi adalah proses keluarnya darah pada dinding rahim (endometrium)
melalui vagina, dari 10 responden didapatkan 7 (70%) mahasiswi S1 keperawatan
semester VII menstruasinya tidak teratur. Tujuan penelitian yaitu menganalisis
hubungan tingkat stres, aktivitas fisik dan konsumsi junk food dengan siklus
menstruasi pada mahasiswi S1 Keperawatan semester VII Stikes Ngudia Husada
Madura
Metode yang digunakan adalah survey analitik, desain penelitian yang
digunakan adalah cross sectional. Variabel independen peneliti ini adalah tingkat
stress, aktivitas fisik dan konsumsi junk food, variabel dependennya adalah siklus
menstruasi. Populasi adalah 71 mahasisiwi S1 Keperawatan semester VII STIKes
Ngudia Husada Madura dengan sampel 42 responden. Penelitian ini menggunakan
tehnik Simple Random Sampling, uji statistik menggunakan lamda dan uji regresi
linier berganda.
Hasil penelitian menunjukkan uji statistik Tingkat stress dengan kriteria stress
berat yang mengalami siklus menstruasi tidak teratur yaitu sebanyak 3 responden
(100`%) diperoleh nilai ?= 0,005 < ? (0,05) yang artinya terdapat hubungan
antara tingkat stress dengan siklus menstruasi. Aktivitas Fisik dengan kriteria
aktivitas fisik berat yang mengalami siklus menstruasi tidak teratur 9 responden
(100 %) diperoleh nilai ?= 0,001 < ? (0,05) yang artinya terdapat hubungan
anatara aktivitas fisik dengan siklus mestruasi. Konsumsi Junk Food dengan
kriteria konsumsi Junk food sering yang mengalami siklus menstruasi tidak teratur
9 responden (47,4 %) diperoleh hasil ?= 0,436 > ? (0,05) yang artinya tidak
terdapat hubungan anatara konsumsi junkfood dengan siklus menstruasi . Di
lakukan uji regresi linier berganda disimpulkan bahwa variable tingkat stress ?-
value 0,032 < 0,05 dan variable aktivitas fisik ?- value 0,000 < 0,05 yang artinya
tingkat stress dan aktivits fisik terdadapat hubungan dengan siklus menstruasi.
Berdasarkan hasil penelitian, dapat dijadikan acuan untuk peneliti selanjutnya
untuk merekomendasikan faktor lain dari junk food.