Abstract :
Kesiapan aktivitas seksual pasca nifas dipengaruhi oleh beberapa faktor
yang dapat mempengaruhi ibu nifas dalam memberi respon terhadap suatu situasi
dan bagaimana ibu nifas melewati masa nifasnya. Berdasarkan studi pendahuluan
10 ibu nifas terdapat 8 ibu nifas tidak siap, yakni 3 orang karena nyeri perineal, 2
orang untuk hamil lagi, 3 orang merasakan hasrat seksual menurun karena
mengurus anak, kelelahan, dan pekerjaan lain. Tujuan penelitian ini untuk
menganalisis faktor yang mempengaruhi kesiapan ibu nifas untuk memulai
aktivitas seksual pasca nifas di PMB Alfu Fitriyah Surabaya.
Desain penelitian yang digunakan adalah survey analitik dengan
pendekatan cross sectional. Variabel independen dalam penelitian ini dukungan
suami, paritas, usia, dan pendidikan, sedangkan variabel dependen kesiapan ibu
nifas untuk memulai aktivitas seksual pasca nifas. Populasi dalam penelitian ini 49
ibu nifas, dengan jumlah sampel 32 ibu nifas pada bulan April 2020 di PMB Alfu
Firiyah Kota Surabaya dengan cara Purposive Sampling, pengambilan data
menggunakan kuesioner dengan menggunakan uji statistik Spearman?s rho test.
Hasil penelitian yang didapatkan ada pengaruh signifikan antara dukungan
suami dengan kesiapan (p=0.001, r=0.545). Ada pengaruh signifikan antara paritas
dengan kesiapan (p=0.001, r=0,546). Ada pengaruh signifikan antara usia dengan
kesiapan (p=0,002, r=0,525). Ada pengaruh signifikan antara pendidikan dengan
kesiapan (p=0,007, r=0,415).
Diharapkan ibu nifas dapat memahami faktor yang mempengaruhi kesiapan
ibu nifas untuk memulai aktivitas seksual pasca nifas sehingga dapat
meminimalisir terjadinya stress, tidak percaya diri, dan guna menentukan strategi
yang tepat dalam mengatasi pengaruh yang disebabkan faktor-faktor tersebut.