DETAIL DOCUMENT
PERBEDAAN KEMANDIRIAN KELUARGA DALAM PENCEGAHAN ISPA ANTARA SEBELUM DAN SESUDAH DIBERIKAN PENDIDIKAN KESEHATAN BERBASIS KELUARGA (studi di wilayah kerja puskesmas kecamatan Kokop kabupaten Bangkalan)
Total View This Week0
Institusion
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Ngudia Husada Madura
Author
MIFTAHUL RAHMAT, BAROKAH
Subject
RT Nursing 
Datestamp
2021-10-11 07:07:30 
Abstract :
Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dikenal sebagai salah satu penyebab kematian utama pada bayi dan anak balita dinegara berkembang. Pada tahun 2018 di provinsi Jawa Timur terdapat 51,49% yang artinya kurang dari target cakupan penemuan ISPA (Profil Kesehatan RI, 2017). Hal ini sesuai dengan konsep pemberdayaan dalam Family-Centered Nursing yang menjelaskan bahwa keluarga memiliki hak dan kewenangan untuk merawat anak-anaknya. Maka dari itu salah satu pendekatan pelayanan dalam keperawatan adalah berpusat pada keluarga (FamilyCentered-Nursing). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan kemandirian keluarga sebelum dan sesudah diberikan Pendidikan kesehatan berbasis keluarga dalam pencegahan ISPA. Desain penelitian menggunakan eksperimen semu (Quasyeksperimen). Populasinya adalah keluarga yang memiliki anak usia 0-5 tahun di kecamatan Kokop. Pada penelitian ini di ambil 10 responden perlakuan dan 10 responden kontrol dan menggunakan instrumen penelitian berupa kusioner dalam bentuk google form. Uji analisa menggunakan Wilcoxon Signed Ranks Test dan Mann Whitney-U Test. Hasil analisa Wilcoxon Test menunjukkan terdapat perbedaan kemandirian keluarga dalam pencegahan ISPA sebelum dan sesudah diberi Pendidikan Kesehatan didapatkan nilai p=0,005 kelompok perlakuan sedangkan kelompok kontrol p=0,180. Uji statistik Mann Whitney pada kemandirian keluarga diperoleh nilai p=0,000. Dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat serta pengetahuan sebagai pendidikan kesehatan bagi keluarga dalam pencegahan ISPA. 
Institution Info

Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Ngudia Husada Madura