Abstract :
Kesehatan gigi yang buruk pada anak usia usia prasekolah misalnya
dapat menganggu tumbuh kembang anak usia prasekolah karena nyeri gigi
berlubang dapat menganggu aktivitas bermainnya dan menganggu kualitas hidup
anak usia prasekolah. Gigi dan mulut juga merupakan ?pintu gerbang? masuknya
kuman dan bakteri sehingga dapat men gganggu mengganggu kesehatan organ
tubuh lainnya. Gigi berlubang tidak hanya mempengaruhi kualitas hidup dengan
adanya rasa nyeri, tetapi juga dapat menyebabkan komplikasi infeksi akut. Tujuan:
Tujuan literatur review ini untuk mengetahui kemampuan siswa dalam menggosok
gigi dengan baik dan benar. Metode: Metode pencarian literature yang direview
database Google Scholar dan Pubmed dengan batasan waktu literature yang di review
maksimal 5 tahun terakhir, serta akses artikel secara full text. Pencarian artikel atau jurnal
berdasarkan keyword dan dilakukan dengan menggunakan boolean operator (AND, OR
NOT or AND NOT) yang digunakan untuk memperluas atau menspesifikkan pencarian,
sehingga mempermudah dalam penentuan artikel atau jurnal yang digunakan. Hasil:
Berdasarkan literature yang di review Audiovisual sangat bermanfaat dalam proses
pembelajaran karena dapat memfokuskan perhatian anak terhadap makna suatu
kosakata dengan lebih jelas dan langsung sehingga menarik perhatian. Demonstrasi
secara langsung dapat menangkap informasi dari indra penglihatan sekaligus
pendengaran materi yang di sampaikan. Media Audiovisual merupakan media yang
dapat digunakan dalam kegiatan pembelajaran dengan melibatkan pendengaran dan
penglihatan sekaligus dalam suatu proses kegiatan misalnya film. Vidio menyikat
gigi yang diberikan kepada anak juga mempengaruhi peningkatan pengetahuan
dimana warna sangat mempengaruhi memori jangka pendek dan perhatian
visual.Diskusi: pemberian media audiovisual dapat mempengaruhi kemampuan
menggosok gigi pada siswa TK