Abstract :
ABSTRAK
Desy Safitri. Kemampuan Literasi Siswa-Siswi Kelas VIII SMP Islam Panggul
Kabupaten Trenggalek Provinsi Jawa Timur. Skripsi. Pacitan: STKIP PGRI Pacitan,
2024.
Literasi merupakan kompetensi dasar yang sangat penting dalam pendidikan
dan kehidupan sehari-hari. Kemampuan ini berkaitan erat dengan pemerolehan
pengetahuan menggunakan pikiran kritis melalui empat kegiatan berbahasa yang
saling berkaitan yakni membaca, menulis, menyimak, dan berbicara. Kegiatan-
kegiatan tersebut digunakan sebagai tolok ukur literasi seseorang dalam
berkomunikasi, yang dimulai dengan membaca teks dan menerapkan konteksnya.
Penelitian ini bertujuan menghasilkan deskripsi terkait kemampuan literasi
siswa-siswi kelas VIII SMP Islam Panggul Kabupaten Trenggalek Provinsi Jawa
Timur. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif, subjek penelitian
melibatkan guru, orang tua, dan siswa yang terlibat dalam kemampuan literasi siswa.
Objek penelitian ini adalah kemampuan literasi siswa-siswi kelas VIII SMP Islam
Panggul Kabupaten Trenggalek, Provinsi Jawa Timur. Data dikumpulkan melalui
tiga metode utama: observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data
menggunakan teknik pengolahan data kualitatif Miles dan Huberman melalui tiga
tahap, yakni data reduksi data (reduction), penyajian data (display), dan penarikan
simpulan (conclusion drawing/Verification). Pada tahap reduksi, data dipilih dan
disederhanakan. Penyajian data dilakukan dalam bentuk narasi untuk memudahkan
pemahaman selanjutnya ditarik simpulan.
Penelitian ini menghasilkan informasi sebagai berikut. 1) Terdapat beberapa
faktor yang memengaruhi kemampuan literasi siswa terbagi dalam dua kategori
utama yaitu faktor internal yang berkaitan dengan faktor jasmaniah dan psikologis
dan juga berkaitan dengan banyak hal termasuk dalam perubahan sosial serta faktor
eksternal yang berasal dari luar individu atau masyarakat; 2) Upaya-upaya
penanganan kemampuan literasi siswa-siswi kelas VIII SMP Islam Panggul
Kabupaten Trenggalek Provinsi Jawa Timur yakni dengan menerapkan Gerakan
Literasi Sekolah (GLS), pembiasaan membaca 15 menit sebelum pembelajaran,
permainan interaktif untuk literasi dan numerasi, peningkatan media literasi melalui
mading kreatif dan juga adanya gemar membaca pendampingan aktif siswa
(GEMPAR).
Kata Kunci: Belajar, Berpikir Kritis, Komunikasi, Literasi, Siswa
ABSTRACT
Desy Safitri. Literacy Ability of Class VIII Students of Panggul Islamic Middle
School, Trenggalek Regency, East Java Province. Thesis. Pacitan: STKIP PGRI
Pacitan, 2024.
Literacy is a fundamental competency that is essential in education and daily life.
This ability is closely related to the acquisition of knowledge through critical thinking via
four interrelated language activities: reading, writing, listening, and speaking. These
activities serve as benchmarks for an individual's literacy in communication, beginning
with reading a text and applying its context.
This study aims to provide a description of the literacy skills of eighth-grade
students at SMP Islam Panggul in Trenggalek Regency, East Java Province. This research
is a qualitative descriptive study involving teachers, parents, and students engaged in the
students' literacy skills. The object of this research is the literacy skills of eighth-grade
students at SMP Islam Panggul in Trenggalek Regency, East Java Province. Data were
collected through three main methods: observation, interviews, and documentation. The
data analysis technique employed the qualitative data processing methods of Miles and
Huberman, which consist of three stages: data reduction, data display, and conclusion
drawing/verification. During the reduction stage, data were selected and simplified. Data
were presented in narrative form to facilitate understanding, and conclusions were drawn
subsequently.
This study yielded the following findings: 1) Several factors affect students' literacy
skills, divided into two main categories: internal factors, which relate to physical and
psychological aspects, as well as social changes, and external factors, which originate from
outside the individual or society; 2) Efforts to address the literacy skills of eighth-grade
students at SMP Islam Panggul in Trenggalek Regency, East Java Province, include
implementing the School Literacy Movement (GLS), establishing a habit of reading for 15
minutes before lessons, using interactive games for literacy and numeracy, enhancing
literacy media through creative bulletin boards, and fostering a love of reading through
active student mentoring (GEMPAR).
Keywords:
Learning, Critical Thinking, Communication, Literacy, Students