Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana peranan Monumen Jenderal Soedirman sebagai destinasi wisata sejarah, yang berada di Dukuh Sobo, Desa Pakis Baru, Kecamatan Nawangan, Kabupaten Pacitan. Monumen Jenderal Soedirman dibagun dengan tujuan untuk mengenang jasa-jasa Jenderal Soedirman saat beliau melakukan perang gerilya dalam perang Dunia II. Jenderal Soedirman pernah bermarkas disana. Alasan pemilihan topik ini adalah untuk mengkaji sejauh mana peran monumen jenderal Sudirman sebagai destinasi wisata edukasi historis di kabupaten Pacitan.
Penelitian ini mengunakan metode penelitian historis. Tahapan dalam metode penelitian ini ialah (1). Heuristik yang berarti mengumpulkan sumber sejarah. Pada tahap ini peneliti menemukan sumber primer dan sumber sekunder berupa foto pembangunan Monumen Jenderal Soedirman pada tahun 2008. (2). Kritik sumber, yaitu verifikasi terhadap sumber-sumber yang sudah dikumpulkan. (3). Interpretasi atau penafsiran. Pada tahap ini seorang peneliti melakukan analisis dan menghubungkan beberapa fakta-fakta sejarah yang diungkapkan dalam sumber-sumber sejarah yang telah diperoleh peneliti dalam kritik sumber, (4). Historiografi, yaitu penulisan atau rekonstruksi peristiwa masa lampau dalam bentuk kisah sejarah yang dituangkan ke dalam tulisan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa wisata sejarah Monumen Jenderal Soedirman sangat ramai dikunjungi oleh masyarakat yang ada di Kabupaten Pacitan maupun luar pacitan. Pengunjung destinasi wisata tersebut antara lain adalah pelajar, mahasiswa dan para sejarawan. Tujuan mereka berkunjung selain untuk kepentingan wisata juga untuk edukasi.
Kata Kunci : Monumen, Jenderal Soedirman, Wisata Sejarah.