Abstract :
EFEKTIVITAS METODE PROBLEM SOLVING DENGAN STRATEGI KERJA MUNDUR TERHADAP PEMAHAMAN PESERTA DIDIK PADA MATERI POKOK LUAS DAN KELILING SEGITIGA DI SMPN 1 GAPURA
TAHUN PELAJARAN 2013 / 2014
ABSTRAK
Nama : Agus Heri Setiawan
Pembimbing 1 : Ach Junaidi, M.Pd
Pembimbing 2 : Fitriana Minggani, M.Si
Pembelajaran sejauh ini masih didominasi oleh guru, peserta didik kurang dilibatkan sehingga terkesan monoton dan timbul rasa jenuh saat melakukan pembelajaran matematika terutama dalam hal Geomerti (pengukuran), pada materi bangun datar pada materi pokok segitiga siswa merasa sulit dalam menentukan luas dan keliling segitiga bila dikemas dalam soal cerita. Hal ini dikarenakan dalam pembelajaran peserta didik masih kurang dalam pemahaman terhadap konsep ? konsep yang ada. Belajar harus dilakukan oleh siswa secara aktif, baik individu maupun kelompok dengan cara memecahkan masalah (problem solving). Guru bertindak sebagai pembibing dan fasilitator. Keterampilan pemecahan masalah harus dimiliki oleh peserta didik dan keterampilan ini dimiliki peserta didik apabila guru mengajar dan menstimulus kemampuan peserta didik untuk dapat menyelesaikan masalah dalam pembelajaran matematika. Pembelajaran dikatakan efektif jika tujuan instruksional khusus yang dicanangkan lebih banyak tercapai.
Efektivitas adalah sesuatu yang memiliki pengaruh. Metode adalah cara yang digunakan untuk mengimplementasikan rencana yang sudah disusun dalam kegiatan nyata agar tujuan yang telah disusun tercapai secara optimal. Problem solving adalah cara memecahkan masalah, sedangkan Strategi kerja mundur adalah strategi atau perencanaan kegiatan pembelajaran dengan cara mengajukan pertanyaan terbuka yaitu pertanyaan yang memiliki multi jawaban yang benar. Dalam penelitian ini instrumen yang digunakan yaitu observasi, angket dan tes, dimana untuk tes teknik yang digunakan yaitu eksperimen dengan desain pre tes dan post tes dengan sampel 34 siswa dengan perhitungan dari beberapa kelas VII SMPN 1 Gapura Tahun pelajaran 2013 ? 2014.
Berdasarkan dari hasil perhitungan uji t diperoleh nilai thitung adalah 10,496 dan ttabel adalah 1,691 dengan kepercayaan 95% dan jumlah responden 34,karena thitung lebih dari ttabel , sehingga hipotesis diterima. Hasil angket jumlah setuju dan sangat setuju lebih dari jumlah tidak setuju dan sangat tidak setuju, sedangkan untuk observasi didapat presentase penilaian baik dan sangat baik lebih dari atau sama dengan jumlah presentase penilaian kurang baik dan cukup baik. Jadi penerapan metode problem solving dengan strategi kerja mundur efektif terhadap pemahaman peserta didik pada materi pokok luas dan keliling segitiga di SMPN 1 Gapura tahun pelajaran 2013 ? 2014
Kata kunci : Efektivitas, strategi kerja mundur