Abstract :
ABSTRAK
Rukmana 2015, Analisis Nilai Didaktis yang Terkandung dalam Cerita Rakyat Bajo Pulau Pagerungan kecil Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP PGRI SUMENEP. Pembimbing: 1) Rifa Efawati, M.A 2) Zainul Wahid, S.Pd., M.Si
Kata Kunci : Nilai didaktis, Cerita rakyat
Cerita rakyat Pulau Pagerungan Kecil merupakan salah jenis folklor lisan yang ada di pulau Pagerungan Kecil.Keberadaan cerita rakyat Bajo Pulau Pagerungan kecil hampir punah karena saat ini kebudayaan mendongeng di Pulau Pagerungan Kecil mulai ditinggalkan. Cerita rakyat yang ada di Pulau Pagerungan Kecil menggunakan bahasa Bajo sebagai bahasa yang digunakan oleh masyarakatnya. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan nilai-nilai didaktis yang terdapat dalam cerita tersebut. Sedangkan sumber datanya adalah cerita rakyat Bajo Pulau Pagerungan Kecil itu sendiri yang telah ditranskripsikan dan dialihbahasakan dalam bahasa Indonesia.
Metode dalam penelitian adalah metode kualitatif dan teknik dalam penelitian ini adalah tekinik dokumentasi. Cerita rakyat Bajo Pulau Pagerungan Kecil yang dianalisis dalam dalam penelitian ini berjumlah empat cerita, yaitu 1) cerita rakyat Sitiomeli, 2) cerita rakyat Jamburae, 3) cerita rakyat Ahmak dan Muhammak , dan 4) cerita rakyat Purti Bunayye .
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada tiga nilai pendidikan yang terkandung dalam cerita rakyta Bajo Pulau Pagerungan Kecil yaitu 1) nilai moral berupa kemandirian, keberanian, tanggung jawab dan tabah dan sabar, 2) nilai sosial berupa keadilan, kejujuran, kepedulian dan kasih sayang, 3) nilai agama berupa ketaqwaan. Manfaat cerita rakyat Bajo Pulau Pagerungan Kecil tidak hanya sebagai pengantar tidur anak-anak melainkan sebagai bentuk investasi akademik bagi seorang anak dan menjadi media ajar dan njuga merupakan gelanggang pewarisan tradisi bercerita dan berkisah secara lisan.