Abstract :
ABSTRAK
ANDRI BAHTIAR : Hubungan Layanan Bimbingan Kelompok Terhadap Keberanian Siswa Berargumentasi Pada Siswa Kelas XI IPA di MAN Sumenep Skripsi, BK, STKIP PGRI Sumenep 2013/2014
Kata kunci : Layanan Bimbingan Kelompok, Keberanian Siswa, Berargumentasi
Masalah yang dialami oleh peserta didik tersebut yang berkaitan dengan kemampuan keberanian berpendapat yang rendah dapat menghambat perkembangan dirinya dalam mengemukakan asumsi dari diri kita sendiri melalui diskusi dan sebaginya. Salah satu bentuk bimbingan yang dapat dipergunakan untuk membantu permasalahan siswa tersebut adalah dengan menggunakan bimbingan kelompok dalam bentuk pelayanan langsung dan pelayanan tidak langsung. Pelayanan bimbingan dan konseling dilakukan melalui berbagai macam metode, secara garis besar metode yang di lakukan yaitu melalui pelayanan langsung dan tidak langsung.
Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah mengetahui hubungan layanan bimbingan kelompok terhadap keberanian siswa berargumentasi pada siswa Kelas XI IPA di MAN Sumenep.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Peneliti mengambil sampel kelas XI IPA di MAN Sumenep tahun ajaran 2013/2014. Data diperoleh menggunakan skala Likert yang dapat digunakan untuk mengukur hubungan layanan bimbingan kelompok (variabel terikat) terhadap keberanian siswa dalam berpendapat (variabel bebas). Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode tes, angket dan dokumentasi yang dikembangkan oleh peneliti. Teknik analisis data yang digunakan adalah korelasi product moment dengan menggunakan bantuan SPSS 16.00 for Windows.
Maka dapat ditarik kesimpulan bahwa ada pengaruh antara layanan bimbingan kelompok dengan keberanian berpendapat siswa kelas XI di MAN Sumenep karena diperoleh layanan bimbingan kelompok 0.877 ? 0.291 pada taraf signifikan 5% maka 0.877 dinyatakan signifikan dan berarti Ho ditolak. Dengan begitu dapat diperoleh Ho ditolak dan Ha diterima, sehingga adanya pengaruh antara layanan bimbingan kelompok dengan keberanian berargumentasi siswa kelas XI di MAN Sumenep.Berdasarkan hasil perhitungan yang diperoleh koefisien determinan sebesar 87 angka tersebut berarti besarnya dampak hubungan layanan bimbingan kelompok memiliki pengaruh sebesar 87% dan 13% masih dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi keberanian berargumentasi siswa.