DETAIL DOCUMENT
PERANCANGAN APLIKASI PERHITUNGAN AKURASI PEMAKAIAN BAHAN BAKAR MINYAK UNTUK PERJALANAN DINAS (Studi Kasus : PT PLN (Persero) Area Tanjung Karang)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Teknokrat Indonesia
Author
Ezra, Seri
Subject
PERANCANGAN APLIKASI 
Datestamp
2020-06-22 05:06:52 
Abstract :
PT PLN (Persero) Area Tanjung Karang merupakan kantor yang berada pada area kerja kantor PT PLN (Persero) Distribusi Lampung. Pada Proses kerja di kantor area Tanjung Karang ada beberapa bagian sub bidang kerja. Pada bidang kinerja administrasi dan umum (ADDUM) ada pekerjaan dalam proses pelaporan pemakaian bahan bakar minyak atas pengajuan dari pegawai yang melakukan pekerjaan dinas dari kantor Area ke kantor unit. Proses permintaan BBM tidak akurat antara permintaan BBM yang diminta dengan jarak yang ditempuh. Hal ini, dapat membuat sebagian kecil dari kerugian perusahaan akibat tidak akuratnya proses pelaporan. Pada saat penulisan bon pengajuan permintaan BBM, bisa terjadi kecurangan dengan memanipulasi permintaan jumlah nilai liter BBM yang tidak sesuai dengan jarak kilometer tujuan perjalanan dinas, sehingga dapat mengakibatkan tidak akuratnya proses pelaporan biaya dan pemakaian BBM pada tiap bulannya. Hal ini, dapat membuat sebagian kecil dari kerugian perusahaan akibat tidak akuratnya proses pelaporan, karena akurasi data merupakan data yang tidak boleh bias dan terbebas dari kesalahan serta teruji kebenaran datanya dan proses permintaan BBM dalam sehari 10 sampai dengan 15 permintaan pada setiap hari kerja. Proses pelaporan pemakaian BBM kurang cepat di update karena masih perlu pengecekan kebenaran pemakaian BBM yang telah diajukan oleh pegawai. Website berguna sebagai media untuk menampilkan proses pelaporan pemakaian BBM dengan cepat dan akurat serta seluruh proses pelaporan dapat dilihat keakurasian datanya oleh pegawai dan atasan terkait. Maka, sarana penggunaan web responsive dapat mempermudah untuk membantu proses pemantauan keakurasian pelaporan pemakaian BBM dengan melihat jarak perjalanan dengan jumlah bahan bakar minyak yang dibutuhkan. Sehingga, dapat termonitoring dengan akurat dan dapat mengurangi tidak validnya data pelaporan pemakaian BBM. Hasil dari penelitian ini yaitu dapat mempermudah melakukan transaksi permintaan bon bbm, dan dapat membantu Bagian ADDUM mempermudah dalam transaksi permintaan bon bbm serta membantu SPV. Keuangan, dan Asmen dalam persetujuan permintaan bbm secara real-time. 
Institution Info

Universitas Teknokrat Indonesia