Abstract :
PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pembangkitan Tarahan merupakan salah
satu jasa penyedia listrik yang memiliki tujuan pokok yaitu mengusahakan
pembangkitan dalam jumlah dan mutu yang memadai serta melakukan usaha
dengan kaidah ekonomi yang sehat, memperhatikan kepentingan stakeholder serta
meningkatkan kepentingan kepuasan pelanggan. Di dalam salah satu kegiatan
pokok PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pembangkitan Tarahan memilki cara
pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM), yaitu Human Capital Readiness (HCR)
dan Organization Capital Readiness (OCR). HCR adalah kesiapan kapasitas dan
kapabilitas SDM dalam mendukung implementasi strategi Perusahaan, sedangkan
OCR adalah kesiapan organisasi dalam mengintegrasikan dan menyelaraskan
faktor yang mendorong perbaikan dan pembelajaran berkelanjutan untuk
mendukung agenda perubahan organisasi melalui implementasi strategi
Perusahaan. HCR dan OCR sendiri dilaksanakan oleh bagian SDM dan merupakan
factor paling penting dalam penilaian Nilai Kinerja Organisasi terutama dalam
penilaian kinerja. Beberapa kesalahan kecil akan berdampak besar apabila nilai
kinerja bagian SDM tidak tercapai.
Sistem Informasi Monitoring Kinerja SDM bertujuan untuk memantau
pencapaian setiap bulannya agar bagian SDM dalam mencapai target kinerja.
Metode pengembangan sistem menggunakan prototype, alat perancangan
menggunakan pemodelan UML yang terdiri dari use case, activity diagram dan
class diagram. Pembuatan sistem menggunakan aplikasi Adobe Dreamweaver dan
MySQL. Berdasarkan perhitungan data kuesioner dapat disimpulkan bahwa tingkat
pelayanan yang diberikan yaitu baik dengan angka senilai 89.09% dan 91.55%.
Sehingga, dengan adanya sistem informasi monitoring yang telah diterapkan di
PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pembangkitan Tarahan terwujud dengan baik.