Abstract :
Persentase masyarakat dengan profesi petani kopi memiliki angka yang tinggi yaitu sebesar 60%, Sebagian besar lahan pertanian di Desa Datarajan merupakan perkebunan kopi. Kopi merupakan tanaman perkebunan yang sudah lama menjadi tanaman yang dibudidayakan. Tanaman kopi menjadi sumber penghasilan rakyat dan juga meningkatkan devisa negara lewat ekspor biji mentah maupun olahan dari biji kopi. Mulai banyaknya variasi yang diberikan untuk produk olahan kopi semakin memudahkan masyarakat memilih cara dalam menikmati kopi. Kopi telah menjadi produk yang masuk ke dalam gaya hidup masyarakat Indonesia. Tetapi petani kopi di Desa Datarajan belum mengenal Teknologi Informasi sehingga petani hanya menjual kopi kepada tengkulak dan rata-rata penghasilan setahun sebesar Rp.20.000.000 berdasarkan hasil survey lapangan, penghasilan yang tidak meningkat itu disebabkan petani yang tidak mandiri (masih bergantung dengan tengkulak) serta minimnya pengetahuan tentang Teknologi Informasi yang bisa dimanfaatkan untuk pemasaran produk kopi.
Solusi permasalahan diatas maka akan dibangun sebuah sistem informasi E-Marketing untuk membantu dalam pemasaran produk kopi masyarakat Desa Datarajan dengan memanfaatkan Teknologi Informasi E-Marketing. E-Marketing adalah proses perencanaan dan pelaksanaan dari gambaran, promosi, dan pendistribusian ide, barang, dan jasa untuk menciptakan pertukaran yang memuaskan tujuan individu dan organisasi.
Adanya sistem informasi E-Marketing ini diharapkan dapat memberikan informasi kepada masyarakat dan mempromosikan hasil dari olahan kopi tersebut seihngga dapat meningkatkan produktivitas petani dan pelaku usaha kopi yang ada di Desa Datarajan.