Abstract :
Kakao (Theobroma cacao L.) merupakan salah satu jenis tanaman perkebunan yang terus mendapat perhatian untuk dikembangkan. Upaya pengembangan tanaman kakao disamping masih diarahkan pada peningkatan populasi (luas lahan) juga telah banyak diarahkan pada peningkatan jumlah produksi dan mutu hasil. Budidaya kakao secara luas tidak terlepas dari berbagai hambatan antara lain kendala serangan hama dan penyakit tanaman. Petani kakao di daerah- daerah kurang memiliki pengetahuan tentang pengendalian hama dan penyakit kakao secara pasti, padahal serangan hama dan penyakit dapat menyebabkan penurunan hasil dan kegagalan panen. Maka dalam penelitian ini menggunakan metode forward chaining dan certainty factor agar dapat memcahkan suatu masalah yang dihadapi seorang petani kakao
Pengujian dalam penelitian ini dengan menggunakan ISO 25010, dimana pengujian ini menggunakan skala likert dalam penelitian ini mengggunakan domain functional suitability dan operability dalam setiap uji menggunakan kuisioner didalamnya dengan jumlah responden 10.