Abstract :
Perkembangan teknologi informasi saat ini berkembang dengan pesat yang
telah memasuki berbagai bidang kehidupan termasuk dalam bidang pendidikan
semakin mendorong upaya-upaya pembaharuan dalam pemanfaatan hasil-hasil
teknologi pada proses belajar mengajar dalam hal penyampaian materi pada siswa.
Seperti proses pembelajaran mengenai organ paru-paru. Augmented Reality (AR)
adalah sebuah teknologi yang memungkinkan komputer untuk menampilkan
objek virtual secara tepat disebuah objek nyata secara realtime. Augmented
Reality mampu merealisasikan dunia virtual ke dunia nyata, dapat mengubah
objek-objek tersebut menjadi objek 3D. SMK Negeri 3 Bandarlampung saat ini
media pembelajaran yang digunakan untuk mendukung proses kegiatan mata
pelajaran IPA tentang pengenalan organ paru-paru manusia masih terbatas yaitu
masih menggunakan metode pembelajaran konvensional, pembelajaran yang
terpusat pada guru dengan beberapa media pembantu seperti buku cetak, gambar
yang ada pada dinding kelas ataupun menggunakan alat peraga.
Tujuan adalah menghasilkan suatu media aplikasi yang dapat membantu
mengvisualisasikan/mengenalkan organ paru-paru secara nyata dalam bentuk
objek 3D dengan memberikan penjelasan secara rinci mengenai bagian-bagian
paru-paru beserta fungsinya sehingga siswa dapat belajar kapan saja dan dimana
saja tanpa di batasi oleh waktu.Pengembangan menggunakan extreme
programming. Tahap perencanaan (planning) meliputi perancangan arsitektur
menu,bagan alir program (Unity,SDK), usecase diagram, perancangan desain
interface (Blender) dan Storyboard.Hasil penelitian dapat membantu guru dalam
menyampaikan informasi tentang organ paru-paru,dapat
mengvisualisasikan/mengenalkan organ paru-paru secara nyata dengan
memberikan penjelasan secara rinci mengenai bagian-bagian paru-paru beserta
fungsinya bentuk objek 3D.
Berdasarkan hasil pengujian ISO 9126 yang telah dilakukan dengan
melibatkan 21 Responden bahwa kesimpulan kualitas kelayakan perangkat lunak
yang dihasilkan memiliki persentase keberhasilan dengan total rata-rata 98,79 %.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa nilai persentase yang diperoleh menunjukkan
kualitas perangkat lunak secara keseluruhan mempunyai skala “Sangat Layakâ€
dan dinilai layak untuk diterapkan pada SMK N 3 Bandar Lampung