Abstract :
Di sekolahan SLB PKK sukarame terdapat kendala yang ditemui dalam
mengajarkan siswa berkebutuhan khusus tunarungu yaitu komunikasi antar guru
dan siswa. Selain itu, media pembelajaran yang masih bersifat konvensional.
Akibat dari sistem konvensional atau cara-cara lama (tradisional) menyebabkan
suasana kelas saat proses pembelajaran cenderung pasif atau kurang aktif, yang
mana dari sikap pasif inilah yang mengakibatkan kurangnya minat belajar siswa.
Dengan adanya e-learning memungkinkan terjadinya proses pendidikan
tanpa melalui tatap muka langsung dan e-learning dapat mempersingkat waktu
pembelajaran dan menghemat biaya pendidikan. Penggunaan e-learning akan
membantu tugas pendidik dalam menyampaikan pelajaran baik untuk siswa biasa
(normal) maupun untuk siswa berkebutuhan khusus seperti tuna rungu
Hasil pengujian kualitas aspek functionality oleh seorang yang ahli di
bidang software engineering menunjukan bahwa aplikasi ini dapat melakukan
100% fungsinya sesuai kebutuhan user dengan benar sehingga masuk kategori
sangat layak. Peneliti melakukan pengujian kualitas aspek usability oleh
responden bagian administrasi pada SLB PKK sukarame dari hasil pengujian
melalui kuisioner diperoleh nilai rata rata dari semua aspek adalah 90,33%
Dari hasil maka artinya sistem ini sangat baik