Abstract :
Lampung merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang kaya akan tarian
tradisional. Animo anak-anak muda di Lampung sendiri masih terbilang tinggi
untuk mempelajari tarian tradisional melalui sanggar-sanggar tari yang ada. Salah
satu tarian tradisional Lampung yang paling sering dibawakan dalam acara-acara
tertentu ialah tari bedana. Namun untuk dapat mempelajari gerakan dasar tari
bedana tersebut, satu-satunya media ialah melalui pelatih tari, baik secara privat,
disekolah maupun melalui sanggar tari. Sehingga proses latihan sangat dibatasi
oleh waktu dan tempat. Untuk itu dibutuhkan sebuah media pembelajaran yang
dapat digunakan untuk membantu masyarakat umum di Provinsi Lampung
khususnya penari pemula dalam mempelajari gerakan dasar tari bedana yang
dapat diakses kapanpun dan dimanapun. Media pembelajaran ini berbasis android
dan menerapkan teknologi Augmented Reality, sehingga gerakan yang dipergakan
oleh karakter 3D dapat terlihat jelas dari segala sisi.
Berdasarkan hasil pengujian terhadap media pembelajaran gerak dasar
tari bedana menggunakan metode technology acceptance model (TAM) terhadap
25 responden, maka didapatkan hasil 88% untuk persepsi kemudahan
penggunaan yang berarti berada pada kategori ?sangat puas?, 86% untuk persepsi
kegunaan dengan kategori ?sangat puas?, 85% untuk persepsi intensi dengan
kategori ?sangat puas?, dan 82% untuk persepsi penggunaan sesungguhnya
dengan kategori ?sangat puas?.