Abstract :
Dalam dunia pendidikan setiap sekolah harus memiliki capaian sistem
pengajaran yang baik, berkualitas dan berstandar nasional. Langkah tersebut dapat
dicapai dengan cara belajar melakukan perbaikan dan evaluasi tahunan seperti
sekolah SMP Kartika II-2 Bandarlampung. Proses evaluasi dilakukan oleh guru
dan tim pengembang kurikulum sekolah yang dilakukan setiap semester. Langkah
ini dimulai dengan cara mengumpulkan seluruh data siswa dari nilai belajar
hingga kegiatan non akademik. Data-data ini tersebar dalam bentuk dokumen
excel ataupun catatan wali kelas yang dijadikan informasi. Informasi didapat dari
operator yang berperan dalam pengumpulan seluruh data untuk keputusan rapat
kurikulum. Proses pengumpulan data sering mengalami kendala seperti salah
entry data, data yang di copy paste dari guru sering terjadi eror ketika diinputkan
pada aplikasi nilai operator. Masih harus verifikasi manual oleh bagian kurikulum
dan ukuran program yang besar yang membutuhkan spesifikasi tinggi pada pc
atau laptop. Tidak semua guru memberikan informasi yang lengkap untuk
penilaian non akademik. Maka proses evaluasi selalu tidak memiliki data yang
akurat terlebih harus mengunggu Operator menyelesaikan rekap evaluasi.
Penerapan monitoring dan evaluasi nilai siswa dilakukan dengan metode
penilaian menggunakan KPI (Key Performance Indicator) dengan bobot penilaian
yang telah diatur oleh pihak sekolah dan memiliki 3 penilaian yaitu Tes,
Pengukuran, dan Penilaian. Dirancang menggunakan UML (Unifield Modelling
Language), Usecase Diagram, Activity Diagram, serta Prototyping sebagai
metode pengembang sistem, berdasarkan hasil implementasi yang dilakukan
dengan penerapan pengujian menggunakan ISO/IEC 25010 Quality in Use Model
(Usability) diperoleh hasil sebesar 88% dan 85,7% untuk pengujian funcionality
sehingga sistem dapat disimpulkan telah layak digunakan.
Kata kunci : Sistem Monitoring, Evaluasi Nilai, Siswa, Dashboard, Key
Performance Indicator