Abstract :
Sumber Daya Manusia merupakan aset yang paling berharga bagi suatu
organisasi, tanpa adanya sumber daya manusia, organisasi atau lembaga akan sulit
mencapai tujuan karena penggerak utamanya adalah manusia itu sendiri. Sumber
daya manusia memiliki pengaruh penting dalam menjalankan aktivitas atau
aktivitas organisasi. Menjaga motivasi kerja yang baik yang baik sangat
dibutuhkan di era sekarang ini, karyawan, manajer, hingga direksi perusahaan
membutuhkan motivasi yang besar untuk mencapai tujuan perusahaan. Selain dari
motivasi, faktor lain yang dapat mempengaruhi kinerja karyawan adalah gaya
kepemimpinan. Seorang pemimpin adalah seseorang yang dapat menggerakkan
kerumunan atau sekelompok orang untuk mencapai tujuan tertentu. Namun, tidak
semua pemimpin memiliki gaya kepemimpinan yang sama. Pemilihan gaya
kepemimpinan yang sesuai dengan tujuan organisasi dapat membantu karyawan
untuk lebih meningkatkan kinerjanya. Sedangkan selain motivasi dan gaya
kepemimpinan ada faktor lain yang dapat mempengaruhi kinerja karyawan yaitu
stress keja. Stress kerja yang buruk akan menganggu kinerja dari para karyawan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi, gaya kepemimpinan
dan stress kerja terhadap kinerja pegawai. Metode penelitian ini menggunakan
analisis regresi linier berganda dengan pengumpulan data mengunakan kuesioner
dengan skala likert. Populasi yang di pakai dalan penelitian ini yaitu 45 orang
pegawai outsourching Bank Mandiri area Bandar Lampung Malahayati. Hasil
analisis regresi menunjukan bahwa motivasi berpengaruh positif dan signifikan
dengan tingkat kepercayaan 90% terhadap kinerja pegawai outsourching Bank
Mandiri yang dibuktikan dari tingkat signifikansi sebesar 0,078 > 0,10 serta nilai
koefisien beta sebesar 0,160 yang menunjukan angka positif akan tetapi
meunjukan tidak berpengaruh signifikan. Hasil analisis regresi menunjukan
bahwa gaya kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja
pegawai outsourching Bank Mandiri yang dibuktikan dari tingkat signifikansi
sebesar 0,000 < 0,050 serta nilai koefisien beta sebesar 0,630 yang menunjukan
angka positif. Hasil analisis regresi menunjukan bahwa stress kerja berpengaruh
negatif dan signifikan terhadap kinerja pegawai outsourching bank mandiri yang
dibuktikan dari tingkat signifikansi sebesar 0,003 < 0,050 serta nilai koefisien beta
sebesar - 0,302 yang menunjukan angka negative
Keyword: Motivation, Leadership style, Job stres, Perfomance, Bank Mandiri