Abstract :
Desa Palembapang merupakan sebuah desa yang terletak di Kecamatan Kalianda Lampung Selatan dengan jumlah
penduduk 4280 jiwa. Pada saat ini dalam proses pengelolaan administrasi dan pelayanan kepada masyarakat masih
belum memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi. Proses pelayanan kepada masyarakat yang berjalan di
Desa Palembapang dilakukan di Kantor Desa pada jam kerja. Kantor desa merupakan unit terkecil dari instansi
pemerintah yang berhubungan langsung dengan masyarakat dalam berbagai bentuk pelayanan masyarakat (Rozi
dan Listiawan, 2017). Sesuai dengan tujuan penyelengaraan smart desa yang diatur dalam UU 6/2014 Tentang
Desa, dan PP 47/2015 Tentang Perubahan atas PP 43/2014 Tentang Peraturan Pelaksanaan UU 6/2014 Tentang
Desa, serta Peraturan Menteri Desa PDT dan Transmisgrasi Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2015 Tentang
Pedoman Kewenangan Berdasarkan Hak Asal Usul dan Kewenangan Lokal Berskala Desa (Akbar dan Sensuse,
2018) yaitu upaya untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat desa serta peningkatan manajemen
pemerintah desa yaitu melakukan penataan administrasi agar lebih efektif dan efisien sehingga memudahkan staf
desa dalam bekerja, maka diperlukan pengembangan Smart Desa di Desa Palembapang. Teknik pengumpulan data
yang dilakukan pada penelitian ini yaitu wawancara, tinjauan pustaka dan dokumentasi dan observasi. Sumber data diperoleh
dari arsip desa Palembapang. Sistem Informasi Terpadu Pengelolaan Administrasi Desa (Smart Desa) Pada Desa
Palembapang dibangun dengan menggunakan bahasa pemrograman seperti: PHP, dan HTML. Database menggunakan
MYSQL. Desain interface dibuat menggunakan aplikasi Mockplus. Sistem ini dilakukan pengujian penerimaan
pengguna menggunakan Technologi Acceptance Model (TAM Pengukuran ini didasarkan pada 2 konstruk
utama dari Technology Acceptance Model, yaitu persepsi kemudahan dan kegunaan. Dari perhitugan yang
dilakukan menggunakan Skala Likert memperoleh hasil 88,10% (Sangat Puas). Maka dapat disimpulkan bahwa
perancangan sistem ini dinyatakan sangat baik untuk digunakan dan dapat diterima oleh pengguna.
Kata Kunci : Smart Desa, Administrasi Desa, Palembapang, Technologi Acceptance Model..