Abstract :
SMAN 02 Negeri Agung belum memiliki sistem yang dapat membantu pihak
sekolah dalam melakukan penentuan penjurusan. Permasalahan yang terjadi
adalah SMAN 02 Negeri Agung saat melakukan penjurusan masih menggunakan
data yang ada misalnya menggunakan angket minat penjurusan, diangket minat
penjurusan terdapat pertanyaan minat yang diinginkan siswa, dan nilai-nilai raport
SMP mereka yang terdiri dari nilai Bahasa Indonesia, Matematika, IPA, IPS, dan
Bahasa Inggris. Akan tetapi masih banyak para siswa yang memilih jurusan bukan
berdasar minat sendiri ataupun history nilai, seperti mengikuti pilihan teman dan
lain sebagainya. Hal tersebut dapat menghambat aktivitas akademik siswa untuk
kedepannya yang akan berpengaruh terhadap nilai dan pengembangan potensi
siswa. Dengan adanya sistem penjurusan ini diharapkan dapat membantu pihak
sekolah maupun siswa dalam meminimalisir kesalahan untuk menentukan dan
memilih jurusan. Berdasarkan uraian dari permasalahan yang telah dijelaskan
diatas maka penulis ingin menerapkan metode Naïve Bayes, dimana akan
menghasilkan tingkat akurasi yang tinggi dalam menentukan penjurusan siswa
baru secara lebih afektif dan afisien.
Kata kunci: Prediksi, Penjurusan Siswa, Naive Bayes