Abstract :
Pada awal tahun 2020 seluruh dunia sedang dilanda pandemic Covid-19.
Wabah penyakit baru yang disebabkan oleh virus Corona (2019-nCoV) pada awal
tahun 2020, dilihat semakin pesatnya penyebaran virus Covid-19 dan bahaya yang
ditimbulkan pemerintah Indonesia melakukan vaksinasi Covid-19 sebagai upaya
untuk mencegah penyebaran virus Covid -19. Rencana tersebut juga di
sampaikan melalui Facebook Page Kemenkes RI dan mendapatkan komentar
beragam dari masyarakat Indonesia, maka dari itu perlu dilakukan klasifikasi
sentimen untuk mengetahui sentimen positif dan negatif yang disampakan
masyarakat. Tujuan dari penelitian ini untuk memebrikan hasil dan proses
klasifikasi sentimen masyarakat tentang rencana vaksinasi Covid-19
menggunakan algoritma Naïve Bayes dan Support Vector Machine(SVM) serta
mengetahui perbandingan akurasi dari kedua algoritma. Proses awal analisis
sentiment yaitu pengumpulan data, Pelabelan sentiment, Preprocessing,
Pembobotan TF-IDF, dan Penerapan metode. Hasil dari penelitian ini menujukan
bahwa algoritma SVM memiliki hasil akurasi lebih tinggi dengan tingkat Akurasi
sebesar 0.86 tanpa validation, 0.84 dengan k-fold cross validation, dan 0.87
dengan Grid Search Validation, nilai recall sebesar 0.86, precision sebesar 1.00.
F-1 score sebesar 0.93. Sedangkan Algoritma Naïve Bayes memiliki tingkat
akurasi sebesar 0.83 tanpa validation, 0.74 dengan k-fold cross validation dan
0.84 dengan Grid search validation, nilai precision sebesar 0,71, recall sebesr
0.93, F-1 score sebesar 0.80.
Keyword : Vaksin Covid-19, Komentar Facebook, Naïve Bayes, Support Vector
Machine (SVM).