Abstract :
Pekon Tanjung Agung adalah salah satu pekon yang berada di Kecamatan
Kotaagung Barat, Kabupaten Tanggamus yang terletak di pesisir pantai teluk
semangka dengan jumlah penduduk ± 1.333 jiwa dan menjadi devinitip pekon
Tanjung Agung pada tahun 1970. Proses pemilihan Kepala Desa yang sedang
berjalan di Desa Tanjung Agung masih dilakukan secara konvensional yaitu dengan
cara mencoblos kertas suara di selembaran kertas yang dilakukan di bilik suara oleh
pemilih yang berusia 17 tahun keatas dengan menunjukkan KTP dan surat udangan
pemilihan kepada panitia. Pemilihan secara konvensional ini memiliki kelemahan
yaitu pada saat pendataan terdapat data pemilih tetap yang double bahkan ada yang
tidak terdata, lambatnya proses perhitungan hasil suara, banyak surat suara yang
rusak atau tidak sah dan masih terdapat warga yang golput khususnya warga yang
bekerja di luar kota. Dari pemasalahan tersebut peneliti tertarik untuk
mengembangkan sebuah sistem pemilihan kepala desa berbasis android
menggunakan face recognition yang diharapakan dapat membantu permasalahan
yang terjadi. Sistem dibangun menggunakan metode pengembangan sistem
waterfall dengan bahasa perograman PHP, HTML, Notepad++ sebagai text editor
dan MySql sebagai penyimpanan databasenya, serta miscrosoft azure cognitive
services(Face Api) digunakan untuk membuat face recognition dan di rancang
menggunkan alat pengembangan sistem UML. Dari hasil perancangan tersebut
dihasilkan 2 bagian yaitu back-end (administrator berbasis website) dan fron-end
(pemilih berbasis android) . Hasil dari pengujian black box testing yang dilakukan
dengan melibatkan 2 responden menyatakan bahwa fungsi-fungsi dalam sistem
berjalan dengan baik dan aplikasi yang dibangun menggunakan microsoft azure
cognitive service (Face API) berhasil melakukan pengenalan wajah dari 250 data
wajah yang diambil dari 50 responden dengan 5 pose yang berbeda dengan tingakat
akurasi rata-rata 97% serta aplikasi yang dibangun tidak dapat menyimpan data
ganda sehingga dapat membantu mengurangi data DPT yang double pada saat
proses pendataan oleh panitia.
Kata kunci : Azure, Black Box Testing, Face Recognition, Pemilihan Kepala Desa