Abstract :
Museum Lampung menyajikan berbagai koleksi zaman prasejarah dan masa
sejarah sebagai bukti dari masa lalu kuno. Seluruh koleksi Museum Lampung berjumlah
sekitar 4.754 buah yang diklasifikasikan menjadi 10 kelompok yaitu, geologi, biologi,
etnografi, arkeologi, koleksi bersejarah, numismitik/heraldik, Philological, ceramological,
seni, dan teknologi. Museum Lampung sampai dengan saat ini belum memiliki data
terkait dengan koleksi kain yang dibuat secara digital. Oleh karena itu, bila ingin ada
masyarakat yang ingin mengakses data tentang koleksi kain Tapis, maka yang
bersangkutan harus datang ke museum atau datang ke perpustakaan dimana buku-buku
tentang koleksi kain Tapis Museum Lampung tersedia.
Metode dalam penelitian ini adalah MDLC dengan pengujian sistem yaitu ISO
25010. Hasil penelitian ini adalah membangun suatu aplikasi Augmented Reality (AR).
AR memiliki salah satu kelebihan antara lain yaitu dapat mengimpementasikan secara
luas dalam berbagai media. Seiring berkembangnya teknologi tersebut penggunaan
teknologi AR pada proses menggunakan gambar ke dalam bentuk animasi 3D yang
menarik untuk membantu mempermudah dan memperluas penyebaran informasi tentang
Koleksi Museum Tekstil Kain Tapis sebagai salah satu Kebudayaan Lampung. Aplikasi
AR Tapis tersebut dibangun dengan alasan agar dapat diakses oleh semua kalangan yang
ingin mengetahui tentang Kain Tapis sebagai salah Kebudayaan yang dimiliki Museum
Lampung.
Kata Kunci : Koleksi Tapis, Augmented Reality, MDLC, ISO 2501