Abstract :
Pada saat ini mekanisme pelayanan administrasi kependudukan di
Kantor Desa Kotabaru Barat masih menggunakan cara konvensional yang
menyebabkan proses pencatatan dan pembuatan administrasi kependudukan
membutuhkan waktu yang cukup lama, sering terjadinya antrian,
ketidakpastian selesainya layanan yang tertunda pada hari-hari berikutnya juga
sering terjadi sehingga berdampak pada munculnya biaya yang harus
dikeluarkan oleh masyarakat dikarenakan lebih dari satu kali ke tempat
pelayanan.
Tujuan dari penelitian ini adalah merancang administrasi
kependudukan dengan menggunakan perangkat teknologi informasi sebagai
langkah awal pengembangan desa cerdas. Perancangan model desa cerdas
untuk pelayanan administrasi kependudukan pada Kantor Desa Kotabaru Barat
menggunakan metode prototype.
Pengujian sistem dilakukan dengan menggunakan metode pengujian
ISO 25010 meliputi 6 (enam) karakteristik utama dari ISO 25010, yaitu
Functional Suitability, Reliability, Performance Efficiency, Usability,
Maintainbility dan Portability. Perancangan sistem menggunakan UML
(Unified Modeling Language) dengan masing-masing diagram yaitu use case
diagram, activity diagram dan class diagram. Dari perhitungan yang
dilakukan menggunakan Skala Likert memperoleh hasil 83,99%. Maka dapat
disimpulkan bahwa perancangan sistem ini dinyatakan sangat baik untuk
digunakan dan layak untuk di implementasikan.
Kata Kunci: Administrasi Kependudukan, Desa Cerdas, Prototype, ISO
25010.