Abstract :
SMA Adiguna Bandar Lampung adalah yayasan pendidikan yang berdiri
pada tanggal 31 Agustus 1985 dan beralamat di Jalan Khairil Anwar Nomor 79,
Durian Payung, Proses kegiatan belajar dan mengajar di sekolah ini masih biasa
dilakukan dengan metode konvensional yakni siswa dan guru bertemu langsung di
kelas. Namun dalam kegiatan belajar mengajar (KBM) terkendala di era new
normal ini. Permasalahan yang timbul dengan adanya sistem daring diantaranya
kurang fokusnya peserta didik dalam proses KBM dan minat belajar peserta didik
di era new-normal sulit dipahami dan perlu adaptasi lebih karena menggunakan
dua media yang berbeda dalam satu kurun waktu. Media pembelajaran yang
digunakan saat ini yaitu menggunakan aplikasi Whatsapp dan Google Classroom.
Produktivitas peserta didik dalam kegiatan belajar mengajar (KBM) juga kurang
optimal dikarenakan peserta didik mengalami kesulitan dalam pemantauan dan
pengumpulan setiap tugas dari masing-masing guru dan mata pelajaran setiap
harinya.
Oleh karena itu dibutuhkan penerapan e-learning untuk mendukung
produktivitas guru dan siswa di era new normal pada SMA Adiguna Bandar
Lampung. Proses pengembangan sistem menggunakan metode extreme
programming (XP) dengan 4 (empat) tahapan yakni planning, design, coding dan
testing. Tahapan perencanaan dilakukan dengan pengumpulan data dan
identifikasi kebutuhan sistem, tahapan desain sistem menggunakan UML dan
tahapan coding menggunakan bahasa PHP.
Penerapan e-learning untuk mendukung produktivitas guru dan siswa di
era new normal pada SMA Adiguna Bandar Lampung telah melalui pengujian
menggunakan metode ISO/IEC 25010 dengan 2 karakteristik yaitu Usability
mendapat nilai 99,2% dan Functional Suitability mendapatkan nilai 100% dengan
hasil ?Sangat Baik?.
Kata Kunci : E-learning, Produktivitas, New Normal