Abstract :
Salah satu sekolah yang belum menerapkan konsep belajar dalam jaringan yaitu SDN 1
Bandar Dalam yang berlokasi pada daerah Kabupaten Lampung Selatan didirikan pada tahun
1977 yang memiliki jumlah siswa sebanyak 258 siswa dan 13 tenaga pengajar. permasalahan
berupa proses pembelajaran yang dilakukan melalui media whatsapp masih dirasa kurang
optimal. Kesulitan dalam penggunaanya yaitu materi yang disampaikan tidak dipaparkan
secara jelas yang berdampak pada siswa yang tidak paham. Permasalahan berikutnya yaitu
proses absensi yang didasarkan pada tugas yang dikirimkan sehingga dirasa kurang sesuai
konsep pembelajaran. Sehingga hal tersebut menjadi perhatian bagi orang tua siswa terhadap
informasi mengenai nilai dan absensi siswa pada saat belajar, dari hasil absensi dan tugas yang
diberikan masih harus dilakukan pencatatan ulang sebagai bentuk rekap data.
Metode pengembangan sistem yang digunakan yaitu extreme programming dengan
konsep objek orientasi. Hasil penelitian yaitu konsep belajar secara online dibangun
menggunakan website sehingga proses belajar pada masa pandemi tetap dapat produktif dalam
belajar guru kepada siswa. Penerapan sistem belajar yang dihasilkan seperti dapat mengelola
data guru, siswa, matapelajaran, kelas, bagian guru dapat memberikan materi dan soal, bagian
siswa dapat mengikuti diskusi pada materi dengan menampilkan informasi seperti file materi,
link ke media streaming dan menampilkan info materi dalam bentuk video.
Kata kunci : E-Learning, Produktivitas, Guru Dan Siswa, Dimasa Pandemi