Abstract :
Penelitiaan ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengendalian internal terhadap
kinerja karyawan pada divisi pelayanan medis di rumah sakit Abdul Moeloek Bandar
Lampung. Populasi penelitiaan meliputi rumah sakit Abdul Moeloek. Sampel
ditentukan dengan teknik purposive sampling dan diperoleh 70 karyawan pelayanan
medis termasuk pegawai administrasi di rumah sakit Abdul Moeloek. Penelitian ini
merupakan jenis penelitiaan kuantitatif. Metode analisis data yang digunakan dalam
penelitiaan ini meliputi uji reliabilitas, uji validitas, uji analisis regresi berganda, uji f
(simultan) dan uji t (parsial). Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel
lingkungan pengendalian, penilaian risiko, aktivitas pengendalian, informasi dan
komunikasi serta pemantauan secara simultan berpengaruh positif dan signifikan
terhadap kinerja karyawan dilihat dari nilai signifikan sebesar 0,000 < 0,05. Secara
parsial variabel lingkungan pengendalian, penilaian risiko, informasi dan komunikasi
serta pemantauan tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dilihat dari
nilai signifikan masing-masing variabel sebesar 0,855, 0,973, 0,145, 0,917 > 0,05.
Sedangkan aktivitas pengendalian berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan
pada divisi pelayanan medis di rumah sakit Abdul Moeloek dilihat dari nilai
signifikan sebesar 0,004 < 0,05. Hasil penelitian ini diharapkan bahwa variabel
aktivitas pengendalian dapat dijadikan pedoman oleh manajemen dalam
meningkatkan kinerja karyawan.