Abstract :
Penelitiaan ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemahaman sistem
akuntansi keuangan daerah, pengawasan internal, pelatihan, dan komitmen
organisasi terhadap kinerja pengelola keuangan satuan kerja perangkat daerah.
Sample ditentukan dengan teknik purposive sampling dan diperoleh 10 SKPD
kota Bandar lampung. Penelitiaan ini merupakan jenis penelitiaan
kuantitatif.Metode analisis data yang digunakan dalam penelitiaan ini meliputi uji
reabilitas, uji validitas, uji determinasi R2, uji analisis regresi berganda, uji f
(simultan), uji t (parsial). Hasil penelitiaan menunjukkan bahwa variabel
pemahaman sistem akuntansi keuangan daerah, pengawasan internal, pelatihan
dan komitmen organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja
pengelola keungan SKPD kota Bandar Lampung dilihat dari nilai signifikan
sebesar 0,000 < 0,05. Secara parsial variabel pemahaman sistem akuntansi
keuangan daerah, pengawasan internal dan pelatihan tidak berpengaruh signifikan
terhadap kinerja pengelola keuangan SKPD Kota Bandar Lampung dilihat dari
nilai signifikan masing-masing variabel sebesar 0,127, 0,073, 0,776 > 0,05.
Sedangkan komitmen organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap
kinerja pengelola keuangan SKPD Kota Bandar Lampung dilihat dari nilai
signifikan sebesar 0,000 > 0,05. Hasil penelitiaan ini diharpkan bahwa variabel
komitmen organisasi dapat dijadikan pedoman oleh manajemen dalam
meningkatkan kinerja pengelola keuangan.