Abstract :
Pengolahan persediaan khususnya bahan baku sebagai meterial utama produksi suatu produk
harus mampu terpenuhi dengan baik, seperti perusahaan yang memproduksi olahan makanan khas
Lampung yaitu perusahaan kripik Ante yang berlokasi di Jl. Pulau singkep No 12, Bandar
Lampung yang telah didirikan pada tahun 2005 dengan jumlah karyawan mencapain 50 orang.
Hasil olahan dari produk yaitu kripik singkong jenis balado dan telah menyuplai beberapa toko
yang berada di Kota Bandar Lampung hingga luar provinsi.
masih terdapat kekurangan pada bagian pengolahan persediaan barang yang belum optimal
seperti proses pemesanan bahan baku yang dilakukan menggunakan media telepon berdampak
pada kesalahan jumlah yang dipesan dan keterlambatan pasokan bahan baku dari petani. Secara
keseluruhan proses pengolahan data persediaan masih dilakukan secara manual yang dicatat pada
nota, sehingga perusahaan tidak memiliki rekap data persediaan dalam bentuk laporan kepada
pimpinan. Masalah berikutnya yaitu proses produksi masih dirasa kurang optimal dikarenakan
sering mengalami produksi yang berlebih produksi yang berakibat pada kerugaian terhadap modal
usaha.
Metode yang digunakan yaitu extreme programming dengan konsep orientasi objek serta
pendekatan peramalan menggunakan Economic Order Quantity . Hasil pengembangan yang
telah dibangun yaitu pada bagian admin dapat mengelola data barang, barang masuk, barang
keluar dan melihat stok barang dengan detail. Hasil optimasi dapat diproses berdasarkan nama barang, tahun sebelumnya dan tahun mendatang, secara keseluruhan dapat menampilkan informasi
dari perhitungan EOQ sepeti hasil EOQ dan banyak pesanan yang akan dilakukan selama setahun
serta jarak antar pesanan
Kata kunci : Sistem Optimasi, Persediaan, Metode Economic Order Quantity