Abstract :
Pandemi Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) membawa dampak
sangat luas tidak hanya pada aspek kesehatan, tetapi pada semua aspek kehidupan
masyarakat. Pada aspek rumah tangga dampak pandemi COVID-19 sangat
dirasakan sebagai pencari nafkah dalam rumah tangga banyak yang terancam
kehilangan pekerjaan serta pendapatan tidak dapat bekerja memenuhi kehidupan
rumah tangga. Melihat dampak pandemi COVID-19 tersebut maka diperlukan
perlindungan sosial masyarakat akan pemenuhan kebutuhan dasar dalam bentuk
Bantuan Sosial Tunai (BST). Penyaluran dana BST ini memiliki tujuan untuk
meminimalisir beban pengeluaran dalam rumah tangga keluarga miskin dan
rentan akan terkena dampak pandemi COVID-19.
Dinas Sosial Kota Metro sebagai pelaksana penyaluran Bantuan Sosial
Tunai (BST) COVID-19 di Kota Metro masih menyisakan banyak pekerjaan
rumah. Belum adanya kriteria dalam menentukan calon penerima BST COVID-19
dan belum adanya metode untuk membantu menyeleksi calon penerima, serta
tinggi nya angka subyektifitas yang dilakukan oleh RT dan RW setempat dalam
proses pendataan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) calon penerima BST.
Hingga terjadi protes dari warga yang seharusnya mendapatkan bantuan namun
ternyata mereka tidak mendapatkan bantuan tersebut.
Penelitian ini mengusulkan kombinasi metode AHP dan TOPSIS sebagai
metode Sistem Pendukung Keputusan. AHP digunakan untuk mencari nilai bobot
prioritas kriteria secara otomatis berdasarkan perhitungan matriks perbandingan
berpasangan, sedangkan TOPSIS digunakan untuk menentukan perangkingan
berdasarkan hasil dari Relative Closeness (RC+) untuk mencari nilai preferensi
tertinggi melalui perhitungan matriks Positive Solution Ideal (PIS) dan Negative
Solution Ideal (NIS). Penelitian ini menghasilkan nilai preferensi tinggi 0,7372
dan paling rendah 0,4221 dengan nilai Consistency Ratio (CR) sebesar 0,09807.
Kata Kunci: COVID-19, BST, Sistem Pendukung Keputusan, AHP, TOPSIS