Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kinerja dan keberlangsungan
UMKM terhadap literasi keuangan. Metode pengumpulan data menggunakan
kuesioner. Responden pada penelitian ini adalah UMKM tapis di Lampung yang
tercatat di Data Base Bank Indonesia (DBBI) dengan jumlah sampel sebanyak 34
UMKM. metode analisis data yang digunakan adalah analisis kuantitatif dengan
menggunakan Uji Path Coeficients, Uji Kebaikan Mode, dan Uji Hipotesis. nilai
path coefficient pengaruh literasi keuangan terhadap kinerja UMKM sebesar
3.360. Nilai path coefficient untuk pengaruh literasi keuangan terhadap
keberlangsungan UMKM adalah sebesar 1.648. Hasil tersebut menunjukkan
bahwa keseluruhan variabel dalam model ini memiliki nilai path coefficient
dengan angka yang terdukung, R-Square untuk variabel kinerja adalah sebesar
0.295. Perolehan nilai tersebut menjelaskan bahwa presentase besarnya kinerja
UMKM dapat dijelaskan oleh literasi keuangan sebesar 29.5 persen. Untuk nilai
R-Square yang diperoleh variabel keberlangsungan adalah sebesar 0.207.
Pengujian hipotesis Nilai Q-Square memiliki arti yang sama dengan coefficient
determinasi (R-Square). Nilai t-statistic hipotesis pertama yaitu literasi keuangan
terhadap kinerja adalah sebesar 3.360 dan nilai t-statistic untuk hipotesis kedua,
yaitu pengaruh literasi keuangan terhadap keberlangsungan adalah sebesar 1.648.
Hasil tersebut menunjukkan bahwa hipotesis tidak terdukung karena nilai t-
statistic masing-masing variabel > 1,96 (t-tabel).