Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan abnormal return dan
trading volume activity perusahaan sub sektor farmasi dan sub sektor
telekomunikasi selama 7 hari sebelum dan 7 hari setelah pengumuman darurat
global covid-19. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan sektor
farmasi dan sektor telekomunikasi yang telah terdaftar di Bursa Efek Indonesia,
penentuan pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dan
diperoleh sampel dalam penelitian ini berjumlah 11 perusahaan pada periode
penelitian tahun 2020 dan observasi dalam penelitian ini menggunakan data
penutupan harga saham, jumlah saham yang beredar, jumlah saham yang
diperdagangkan dan IHSG. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis
deskriptif statistik, Uji normalitas, Uji statistik parametrik menggunakan Paired
Sample T-Test dan Uji statistik non parametrik menggunakan Wilcoxon Signed
Rank Test.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan
untuk variabel abnormal return dan trading volume activity sebelum dan setelah
peristiwa pengumuman darurat global covid-19.