Abstract :
Wisata desa merupakan destinasi wisata dalam bidang budaya, seni,
kreatifitas dan kearifan masyarakat. Wisata desa yang berada pada provinsi
Lampung, terletak di Desa Braja Harajosari, Kecamatan Braja Selebah,
Kabupaten Lampung Timur dan merupakan salah satu dari 37 desa penyanggah
taman nasional way kambas dan berbatasan langsung dengan Taman Nasional
Way Kambar (TNWK). Pproses pemasaran yang dilakukan saat ini masih
menggunakan brosur, banner dan memanfaatkan media sosial seperti instagram,
dan facebook. Proses tersebut dirasa sudah cukup baik dari segi pemasaran akan
tetapi proses manajemen pengolahan data wisata dan penyampaian informasi
belum terintegrasi antar bagian yang berkaitan dengan pihak masyarakat seperti
penginapan, transportasi, kuliner, edukasi dan kerajinan. Sehingga proses
pemasaran yang lakukan masih kurang optimal dari segi manajemen data wisata,
akibat dari masalah tersebut pihak wisata tidak dapat mengetahui tingkat
pengunjung wisata baik lokal maupun internasional.
Metode yang digunakan yaitu extreme programming dan strategi marketing
mix untuk mengetahui pendukung dari produk yang akan dipasarkan. Tujuan
penerapan sistem pemasaran yaitu mengoptimakan pemasaran wisata desa untuk
meningkatkan pasar serta mempermudah proses penyampaian informasi wisata
desa kepada masyarakat. Hasil dari penelitian yaitu proses pengolahan data wisata
dan pemesanan paket wisata yang dilakukan oleh pengujung secara online.
Kata kunci : Rancang Bangun, E-Marketing, Wisata Desa, Braja Harjosari