Abstract :
Seiring dengan perkembangan teknologi dan inovasi yang semakin pesat
membuat kebutuhan untuk mendapatkan dan memberikan informasi yang cepat,
tepat dan akurat menjadi hal yang sangat penting bagi instansi dan juga masyarakat.
Salah satunya yang membutuhkan hal tersebut adalah Pendaftaran Haji di Kantor
Kementerian Agama. Design Thinking merupakan sebuah metode yang banyak
digunakan dalam perancangan aplikasi berdasar pada User Experience. Metode
Design Thinking terdiri dari lima tahapan yaitu Empathize, Define, Ideate,
Protorype, dan Test. Pada tahap pengujian dilakukan dengan mengajukan USE
Kuisioner untuk mendapatkan hasil usability yang sesuai dengan ISO-25010 System
and Software Engineering. USE Kuisioner digunakan untuk mengetahui usefulness,
ease of use, ease of learing dan satisfaction pengguna terhadap rancangan aplikasi
pendaftaran haji ini. Pengujian dilakukan kepada dua orang calon jamaah haji dan
dua orang staf sesi haji dan umrah. Dari hasil pengujian yang sudah dilakukan,
didapatkan usability dari aplikasi PegiHaji mencapat presentase 79.83%, sehingga
dapat disimpulkan bahwa aplikasi PegiHaji layak untuk digunakan oleh pengguna
yang ingin mendaftar haji atau hanya untuk mendapatkan informasi terkait haji dan
layak pula digunakan oleh staf sesi haji dan umrah selaku admin.
Kata Kunci: Design Thinking, User Experience, ISO-25010