Abstract :
Bangunan Gedung Kantor Samsat Rajabasa Kota Bandar Lampung dibangun pada
tahun 2007. Kondisi bangunan saat ini mengalami retak struktur yang menyebar
keseluruhan bangunan, hal ini dikhawatirkan bangunan sudah tidak aman lagi sesuai
fungsinya. Skripsi ini bertujuan untuk: (1) melakukan pemeriksaan atau identifikasi
struktur pada bangunan Gedung Kantor Samsat Rajabasa Bandar Lampung; (2)
membandingkan hasil uji hammer test dengan mutu beton gedung sesuai standar SNI
tentang gedung pelayanan umum dan (3) melakukan perhitungan dan analisis model
struktur gedung dengan program SAP 2000 dan membandingkan hasilnya dengan
penggunaan tulangan pada balok, kolom dan pelat yang terdapat pada Gambar Rencana
pembangunan Gedung Kantor Samsat Rajabasa.
Metode penelitian ini dilakukan dengan pengamatan atau identifikasi langsung di
lapangan untuk mendapatkan data kerusakan pada bangunan Gedung Kantor Samsat
Rajabasa. Langkah selanjutnya yaitu dengan melakukan perhitungan ulang tulangan
menggunakan program SAP 2000 untuk membandingkan hasil perhitungan dengan
Gambar Rencana gedung.
Berdasarkan hasil analisis dan perhitungan ulang struktur bangunan gedung didapat
hasil sebagai berikut: (1) bangunan Gedung Kantor Samsat Rajabasa, Kota Bandar
Lampung mengalami kerusakan sedang pada bagian balok, kolom dan pelat; (2)
Berdasarkan hasil uji hammer test mutu beton (f?c) pada struktur eksisting rata-rata
sebesar 159,92 kg/cm2
atau (f?c 13,27 MPa), yang artinya mutu beton (f?c) pada bangunan
tersebut lebih kecil dari persyaratan mutu beton struktur SNI-2847-2013 minimal (f?c 17
MPa) dan (3) terdapat selisih tulangan balok, kolom dan pelat antara hasil perhitungan
dengan tulangan yang ada pada Gambar Rencana.