Abstract :
Jalan berperan penting dalam kehidupan sehari-hari salah satunya dalam
mobilisasi. Jalan Raya Serdang berada pada kawasan industri yang menyebabkan
jalan ini di lalui oleh kendaaraan berat, sehingga mengakibatkan kerusakan
berupa lubang. Tujuan penulisan ini yaitu untuk mengetahui kondisi Lalu-litas
Harian Rata-rata (LHR) Jalan Raya Serdang, mengetahui kerusakan apa saja yang
ada pada Ruas Jalan Raya Serdang dan bagaimana rencana tebal perkerasan beton
semen pada Ruas Jalan Raya Serdang menggunakan standar Bina Marga 2003 dan
perhitungan Engineering Estimate spesifikasi 2018
Sebelum melakukan perencanaan perkerasan beton semen, dilakukan
survei Lalu-Lintas Harian Rata-rata (LHR) dan survei kerusakan jalan. Kemudian
dilakukan analisis kerusakan jalan berdasarkan metode Keputusan Direktur
Jendral Bina Marga No 77/KPTS/Db/1990 dan Tata Cara Penyusunana Program
Pemeiliharaan Jalan Kota (1990), sedangkan perencanaan perkerasan beton semen
meggunakan metode Bina Marga 2003.
Berdasarkan analisis dan perhitungan pada penelitian ini didapat
kesimpulan bahwa: 1. Hasil analisis Lalu-lintas Harian Rata-rata (LHR) sebesar
956 Str/Jam. 2. Hasil analisis kerusakan berdasarkan Keputusan Direktur Jendral
Bina Marga No 77/KPTS/Db/1990 diperoleh total kerusakan sebesar 24%, yang
termasuk rusak berat dan penanganannya berupa rekonstruksi/dibangun kembali.
Sedangkan hasil analisis kerusakan berdasarkan Tata Cara Penyusunan Program
Pemeliharaan Jalan Kota (1990) termasuk dalam program pemeliharaan rutin. 3.
Dari hasil perhitungan analisis Engineering Estimate spesifikasi 2018 pada jalan
Raya Serdang STA 0+00 sampai STA 0+500, lebar jalan 4 m dengan tebal pelat
200 mm dan pondasi bawah 100 mm didapat anggaran biaya sebesar Rp.
1.507.000.000,00.