Abstract :
Kota Bandar Lampung memiliki penduduk lebih dari 1 juta jiwa yang mana
tingkat kepadatan penduduk yang tinggi ini berpengaruh pula pada kegiatan lalu
lintas dan secara langsung akan meningkatkan pergerakan pada suatu daerah.
Meningkatnya jumlah pergerakan di suatu kota akan meningkatkan jumlah
penggunaan sarana transportasi baik sarana transportasi umum maupun pribadi.
Kemacetan yang sering terjadi pada ruas jalan Sultan Agung merupakan kendala
transportasi yang perlu dikaji agar tingkat kemacetan dapat dikurangi. Salah satu
solusi yang di buat pemerintah yaitu dengan membangun flyover. Flyover ini
merupakan salah satu tindakan penyediaan prasarana transportasi untuk menambah
kapasitas jalan sehingga dapat lebih banyak menampung volume lalu lintas dan
memperlancar lalu lintas.
Metode penelitian ini menggunakan metode PKJI 2014, pengambilan data
diperoleh dengan cara melakukan survey lapangan yaitu survey volume lalu
lintas, kecepatan lalu lintas, dan geometrik jalan.
Berdasarkan hasil penelitian diperoleh volume kendaraan yang tercatat
pada lokasi flyover adalah yang terpadat dengan jumlah kendaraan 1781,25
skr/jam, kelas hambatan samping pada lokasi pertama dan flyover adalah sangat
rendah, derajat kejenuhan pada lokasi flyover lebih tinggi dibandingkan lokasi
pertama dan kedua, perhitungan kecepatan kendaraan tertinggi terdapat pada
lokasi pertama yaitu 51 km/jam, analisis kepadatan tertinggi terjadi pada lokasi
flyover yaitu 53,98 dan tingkat pelayanan lokasi pertama adalah B, lokasi kedua
adalah A, dan lokasi flyover adalah C.