Abstract :
Di Indonesia situs belanja online sudah ada sejak tahun 2000-an. Namun, pada
tahun 2014 penggunaan situs belanja online baru marak diminati masyarakat.
Dibuktikan dengan banyaknya situs belanja online yang menawarkan produk baik
barang maupun jasa yang berfokus pada tipe E-commerce C2C (Costumer to
Customer), seperti Shopee, Tokopedia, Bukalapak dan masih banyak lagi.
Meningkatnya belanja online yang begitu pesat juga dipengaruhi oleh beberapa
presepsi dari sisi teknologi sebagai alat perantara untuk proses yang mendasari
untuk mendapatkan produk, layanan, dan atau informasi dari sebuah bisnis online
salah satunya adalah kualitas sistem. Faktor lain yang juga mempengaruhi online
repuchase intention yaitu perceived ease of use. Kemudahan penggunaan
bardampak pada perilaku, yaitu semakin tinggi persepsi seseorang tentang
menggunakan sistem, semakin tinggi pula tingkat pemanfaatan teknologi informasi.
Tujuan penelitian ini secara garis besar adalah untuk mengetahui mengetahui dan
menganalisis pengaruh kualitas sistem dan kemudahan penggunaan terhadap
loyalitas belanja online di era Covid-19. Dalam penelitian ini penulis menggunakan
metode penelitian kuantitatif. Untuk mengukur dan menganalisa hubungan antara
dua variabel yaitu kualitas sistem dan kemudahaan penggunaan, penulis
menyebarkan kuesioner kepada 97 pelanggan platform belanja online shopee.
Hasilnya adalah Kualitas sistem, memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap
variabel Loyalitas Belanja Online dan variabel Kemudahan Penggunaan, memiliki
pengaruh positif dan signifikan terhadap variabel Loyalitas Belanja Online.
Kata Kunci : Kualitas Sistem, Kemudahan Penggunaan, Belanja Online, Shopee,
Metode Kuantitaif.