Abstract :
E-marketing merupakan aktivitas perusahaan dalam mengelola
kegiatan komunikasi, melakukan kegiatan promosi dan melakukan kegiatan
jual beli produk baik barang maupun jasa melalui internet. Sistem pemasaran
yang menggunakan e-marketing dapat memudahkan client memperoleh
informasi produk dan jasa secara cepat dan efisien, sehingga memberikan
kepuasan kepada pelanggan dengan menciptakan dan mempertahankan
hubungan yang baik dengan client. Kegiatan bisnis yang memanfaatkan
teknologi e-marketing memiliki target bisnis yang jelas untuk membidik lebih
banyak konsumen. Gabungan Kelompok Tani (GAPOKTAN) Gading Rejo
selama ini sistem pemasarannya masih menggunakan tradisional marketing
yaitu mengandalkan media interaksi dengan konsumen (pelanggan) secara
langsung dan masih berpusat pada lokasi tertentu seperti datang langsung ke
tempat lumbung atau ketika ada event-event tradisional di wilayah Gading
Rejo. Hal ini menyebabkan Gabungan Kelompok Tani (GAPOKTAN)
Gading Rejo tidak dapat menjangkau pasar yang lebih luas dan menjaring
pelanggan lebih banyak.
Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan dan
mengimplementasikan sistem e-Marketing pada Gabungan Kelompok Tani
(GAPOKTAN) Gading Rejo sebagai upaya untuk meningkatkan omset
penjualan dan memperluas cakupan area pemasaran dan menyajikan
informasi produk serta dapat melakukan transaksi pembelian secara online.
Berdasarkan permasalahan yang telah dipaparkan maka penulis
merancanakan sebuah sistem yang dapat membantu menyelesaikan
permasalahan pada Gabungan Kelompok Tani (GAPOKTAN) Gading Rejo
dengan penelitian yang berjudul Implementasi E-Marketing Gabah Gabungan
Kelompok Tani (GAPOKTAN) Gading Rejo. Strategi e-marketing dengan
memanfaatkan teknologi informasi berbasis website sangat sesuai sebagai
solusi dari permasalahan tersebut. Implementasi e-markeitng diharapkan
memberikan kemudahan bagi kelompok tani Gading Rejo dalam
mempromosikan serta meningkatkan omset penjualan produk yang
dihasilkan oleh Gabungan Kelompok Tani (GAPOKTAN) Gading Rejo.
Kata Kunci : E-Marketing, Gabungan Kelompok Tani, Prototype, Blackbox
dan Technology Acceptance Model.