Abstract :
New Normal merupakan sebuah sebutan bagi kebijakan pemerintah untuk
mengizinkan masyarakatnya melakukan aktifitas seperti biasa di tengah pandemi
Covid-19 yang sedang melanda dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.
Kebijakan ini menimbulkan berbagai tanggapan dari masyarakat terutama di media
sosial twitter. Diperlukan proses analisis sentimen untuk melakukan pemrosesan
terhadap teks yang didapat dari twitter.
Analisis sentimen adalah bentuk representasi dari text mining dan text
processing. Metode yang digunakan dalam analisis sentimen pada penelitian ini
adalah Long Short Therm Memory. Analisis ini dilakukan untuk mengetahui tingkat
akurasi dari metode yang digunakan. Metode LSTM dibandingkan dengan metode
Naïve Bayes. Metode LSTM dalam penelitian ini akan dilengkapi dengan ekstraksi
fitur word2vec.
Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menghasilkan tingkat akurasi LSTM
sebesar 83.33%, recall 83.33%, presisi 83.33%, dan f-meisure 83.31%. Pada Naïve
Bayes dihasilkan akurasi sebesar 82%, recall 82%, presisi 82%, dan f-meisure 82%.
Dapat disimpulkan bahwa metode LSTM memiliki akurasi yang lebih baik
dibandingkan metode Naïve Bayes dalam analisis sentimen tanggapan masyarakat
terhadap kebijakan new normal pada twitter.