Abstract :
GCG (Good Corporate Governance) merupakan suatu hal yang penting
dalam sebuah perusahaan. Perusahaan yang sudah terbukti memperhatikan sistem
organisasi tersebut akan cenderung memiliki sistem tata kelola yang baik pula.
Apabila hal tersebut sudah tercipta maka perusahaan dapat membina hubungan
yang baik dengan para stakeholder. Hubungan yang baik tersebut akan
menimbulkan kepercayaan yang tinggi dari para stakeholder sehingga diharapkan
berdampak pada peningkatan profitabilitas perusahaan. Tujuan dari penelitian ini
yaitu untuk mengetahui apakah GCG (Good Corporate Governance) memiliki
pengaruh signifikan terhadap profitabilitas perusahaan. GCG (Good Corporate
Governance) dalam hal ini di proksikan dengan dewan komisaris , dewan direksi,
dan komite audit. Sedangkan variabel profitabilitas diproksikan dengan ROA
(Return On Asset). Populasi dari penelitian ini yaitu perusahaan-perusahaan
sektor food and beverage yang terdaftar pada bursa efek Indonesia tahun 2016-
2019. Metode pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Sehingga didapat
jumlah observasi sebanyak 30 sampel perusahaan. Data pada penelitian ini adalah
data sekunder karena data diperoleh dari dokumen atau pada penelitian ini
diperoleh dari portofolio perusahaan. Teknik analisis data yang digunakan ialah
metode regresi linear berganda dan uji hipotesis menggunakan uji simultan (F),
dan parsial (T), uji-uji tersebut diuji menggunakan bantuan aplikasi SPSS.
Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa variabel dewan komisaris
berpengaruh positif dan signifikan terhadap return on asset (ROA) dan variabel
dewan direksi tidak berpengaruh signifikan terhadap return on asset (ROA) serta
variabel komite audit juga mendapatkan hasil tidak berpengaruh signifikan
terhadap return on asset (ROA). Hasil penelitian menunjukkan GCG berpengaruh
signifikan terhadap profitabilitas perusahaan.