Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apakah pengaruh free cash flow dan
good corporate governance yang diprosikan melalui kepemilikan manajerial dan
dewan komisaris independen terhadap nilai perusahaan yang diukur dengan price
to book value (PBV) pada perusahaan sub sektor food and beverages. Populasi
dalam penelitian ini sebanyak 30 perusahaan dengan menggunakan teknik
penentuan sampel yaitu teknik purposive sampling. Berdasarkan kriteria
penentuan sampel yang telah ditentukan, maka diperoleh sampel sebanyak 11
perusahaan dan tahun penelitian 2015-2019. Periode penelitian dilakukan selama
5 tahun dengan jumlah sampel didapat 11 perusahaan, sehingga total seluruh
sampel penelitian ini yaitu sebanyak 55 data. Metode analisis yang digunakan
yaitu metode analisis regresi data panel dengan menggunakan alat bantu Eviews
9.0. Hasil penelitian uji f menunjukkan bahwa free cash flow, kepemilikan
manajerial, dan dewan komisaris independen berpengaruh signifikan terhadap
nilai perusahaan. Kemudian hasil uji t free cash flow berpengaruh positif dan tidak
signifikan terhadap nilai perusahaan, hal ini dikarenakan semakin tinggi arus kas
bebas di dalam perusahaan maka semakin besar biaya operasional yang
dikeluarkan. Kepemilikan manajerial berpengaruh negatif dan signifikan terhadap
nilai perusahaan, hal ini dikarenakan semakin banyak saham dimiliki manajemen
perusahaan maka akan menimbulkan kecurangan yang akan merugikan para
pemegang saham. Selanjutnya, dewan komisaris independen berpengaruh negatif
dan tidak signifikan terhadap nilai perusahaan, hal ini dikarenakan dewan
komisaris independen belum dapat menerapkan tata kelola perusahaan dengan
baik.