Abstract :
SMAN 1 Terusan Nunyai beralamatkan JL. NEGARA KM. 84, Bandar
Agung, Kec. Terusan Nunyai, Kab. Lampung Tengah Prov. Lampung. Permasalahan
yang ada di SMAN 1 yaitu pembeljaran tuntunan sholat jenazah hanya dengan media
buku dan seorang guru agama yang mendampingi. Bagi Siswa/i dengan mempelajari
tuntunan sholat hanya melalui buku membuat mereka cenderung merasa bosan dalam
belajar, dan sedikitnya waktu jam belajar tidak cukup bagi guru di SMA Negeri 1
Terusan Nunyai untuk melakukan praktik sholat di sekolah.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Multimedia Development
Life Cycle(MDLC). Analisis perancangan meliputi Use Case. Implementasi
menggunakan aplikasi Unity 3D dan pembuatan objek 3D menggunakan aplikasi
blender. Pengujian aplikasi dilakukan dengan pengujian ISO 9128.
Hasil pengujian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa dengan
adanya penerapan teknologi augmented reality dalam mendukung pembelajaran
sholat jenazah (studi kasus: sman 1 terusan nunyai) diharapkan dapat mempermudah
guru dan siswa dalam proses belajar dan mengajar sholat jenazah.