Abstract :
Perkembangan dunia usaha di Indonesia ini telah memperlihatkan ke arah
yang kreatif. Terbukti dengan semakin menjamurnya berbagai bentuk badan usaha
yang bergerak dalam bidang barang maupun jasa, baik itu skala kecil maupun besar.
Salah satunya adalah jasa penyewaan gedung pernikahan.
Gedung pernikahan telah menjadi kebutuhan bagi para calon pasangan
karena keterbatasan lahan untuk menggelar acara pernikahan dirumah atau disekitar
rumah, bagi para calon pasangan untuk mendapatkan gedung pernikahan sangat
sulit karena para calon klien harus mendatangi satu persatu gedung untuk memilih
gedung yang sesuai dengan yang diinginkan.
Namun, keputusan dalam memilih gedung pernikahan bukanlah suatu
keputusan yang mudah, ada banyak faktor yang harus dipertimbangkan antara lain
adalah waktu dan budget yang dimiliki oleh calon pengantin. Pengambilan suatu
keputusan yang menggabungkan unsur kuantitatif dan kualitatif dapat dibantu
dengan sebuah sistem pendukung keputusan (SPK) dimana sesuai pengertiannya
SPK merupakan sistem berbasis komputer interaktif, yang membantu para
pengambil keputusan untuk menggunakan data dan berbagai model untuk
memecahkan masalah-masalah yang tidak terstruktur. Sehingga penulis
memutuskan mengunakan metode TOPSIS dalam ?Sistem Penunjang Keputusan
Pemilihan Gedung Pernikahan Untuk Wilayah Bandar Lampung?.