Abstract :
Alat transportasi merupakan salah satu teknologi yang dapat membantu manusia
dalam menempuh perjalanan kesuatu tempat dengan cepat, salah satunya adalah
mobil. Pada saat mengendarai mobil, pengemudi harus memiliki konsentrasi yang
tinggi ketika mengendarai mobil dijalanan, karena jarak tempuh yang lebih
panjang daripada kendaraan lainnya sehingga memiliki resiko kecelakaan yang
tinggi pula. Untuk mengurangi jumlah kecelakaan tersebut maka dibuatlah sistem
yang dinamakan Advanced Driver Assistance System (ADAS) atau self driver
car. Seiring perkembangan zaman, manusia terus mengembangkan IPTEK dalam
membantu manusia untuk meringankan perkerjaannya. Salah satu bidang
teknologi yang masih berkembang hingga saat ini adalah kecerdasan buatan (AI).
Computer Vision merupakan cabang dari AI. Didalam Computer Vision pula
terdapat beberapa permasalahan diantaranya adalah object detection dan object
tracking. Salah satu metode untuk deteksi adalah Metode You Only Look Once
(YOLO). Cara kerja YOLO adalah dengan mengamati seluruh gambar dalam
sekali waktu, lalu melewati jaringan syaraf sekali waktu dan langsung mendeteksi
objek yang ada. DeepSORT digunakan untuk melakukan sistem tracking, dimana
DeepSORT adalah pengembangan dari algoritma SORT yang merupakan tracking
SORT dengan asosiasi metric yang mendalam. Pada penelitian untuk deteksi
menggunakan YOLOv4 dan tracking menggunakan algoritma DeepSORT. Hasil
dari penelitian ini untuk pendeteksian klasifikasi objek dijalan pada suatu citra
digital menggunakan yolov4 dapat dinilai bekerja dengan baik, dimana setiap
objek memiliki nilai akurasi yang cukup tinggi yaitu diatas 60%. Serta memiliki
tingkat akurasi model yang didapatkan dari hasil pendeteksian objek yang ada
dijalan pada suatu citra digital menggunakan yolov4 yaitu 81,41%. Kemudian
hasil implementasi tracking menggunakan algoritma deepsort berjalan dengan
baik, dimana dalam melakukan tracking pada video pengujian 1 menit yang telah
disimpan menjadi gambar yang berjumlah 1800 frame, hanya sebanyak 0.15 atau
15% total loss dan hanya 0.2% total error dari jumlah 3847 objek yang ter-track.