Abstract :
Penelitian ini menganalisis sentiment masyarakat Indonesia terhadap Program
kartu Prakerja tentang trobosan upaya pemerintah mengatasi penganguran dan
korban PHK tenaga kerja dengan keyword ?prakerja?. Metode yang digunakan
untuk menganalisis opini masyarakat dengan data yang diperoleh pada sosial
media Twitter menggunakan Support Vector Machines dalam mengukur tingkat
keakuratan pada teknik metode yang digunakan. Penelitian ini juga menggunakan
metode pengujian confussion matrix serta membandingkan dua kenel yaitu linear
dengan RBF. Hasil evaluasi yang dilakukan pada nilai akurasi kernel linear
98.67%, precission 98%, recall 99%, dan F1-Score 98%, sedangkan pada nilai
akurasi kernel RBF 98.34%, precission 97%, recall 98%, F1-Score 98%, dapat
disimpulkan bahwa sentiment masyarakat dari pengguna twitter terhadap program
kartu prakerja dimasa pandemi lebih condong ke netral sebesar 98,34%.
Berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan pada nilai akurasi kernel linear
menghasilkan nilai akurasi 98.67%, sedangkan kernel RBF menghasilkan akurasi
98.34%. Maka dari sisi akurasi kernel linear lebih baik dari pada RBF.