Abstract :
Penelitian ini di lakukan untuk mengetahui perbandingan hasil objek pemodelan 3D, hasil
pemodelan 3D tersebut akan digunakan untuk lebih memperkenalkan landmark daerah dalam
bentuk rekonstruksi dan konservasi budaya daerah. Pembuatan model 3D dilakukan dengan
menggunakan Teknik pengambilan gambar secara fotogrametri jarak dekat, yang mana dari foto
yang telah di kumpulkan, data akan di satukan agar menjadi objek 3D, kemudian setelah dilakukan
pemotongan dan pembuatan objek 3D.
Penelitian ini menghasilkan sebuat sistem yang menampilkan beberapa objek 3D yang telah
di lakukan pembuatan dari hasil foto yang telah dikumpulkan dan menampilkan perbandingan
dalam bentuk gambar, juga menampilkan infomrasti terkait pakaian adat daerah lampung disertai
juga dengan deskripsi dan penjelasannya,
Berdasarkan kuesioner yang disebarkan kepada 6 responden menghasilkan data dengan
menggunakan pengujian ISO 25010 membuktikan bahwa Aplikasi Pemodelan 3D Tugu Sai Batin
layak digunakan dengan Aspek Functionality sebesar 93,3%, aspek efficienty 90,8% dan aspek
Uability sebesar 93,3% sedangkan dengan menggunakan analisis PIECES didapat kesimpulan
bahwa struktur menu dari system yang telah di buat dapat memenuhi rumusan masalah yang ada,
yaitu menyajikan Informasi objek 3D untuk lebih memperkenalkan landmark daerah Lampung
dan dapat menampilkan perbandingan Objek 3D yang telah di buat.